Penyelundupan Narkoba di Lapas Jakut Terbongkar, Petugas Amankan Sejumlah Barang Bukti

Upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jakarta Utara berhasil digagalkan oleh petugas keamanan lapas pada Jumat pagi, 25 April 2025, sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam operasi penggeledahan rutin yang dilakukan, petugas menemukan sejumlah paket mencurigakan yang disembunyikan di dalam barang bawaan seorang pengunjung. Setelah diperiksa lebih lanjut, paket tersebut ternyata berisi narkotika jenis sabu-sabu dan ganja.

Kepala Lapas Kelas IIA Jakarta Utara, Bapak Tony Nainggolan, dalam keterangan persnya di kantor lapas pada Jumat siang, membenarkan adanya penyelundupan narkoba yang berhasil digagalkan oleh pihaknya. Beliau menjelaskan bahwa modus operandi pelaku adalah menyembunyikan narkoba di dalam bungkusan makanan yang dibawa saat menjenguk salah seorang narapidana. Namun, berkat ketelitian dan kejelian petugas, upaya tersebut berhasil terdeteksi.

Lebih lanjut, Bapak Tony Nainggolan mengungkapkan bahwa petugas keamanan lapas segera mengamankan pengunjung yang membawa narkoba tersebut, yang diketahui berinisial RS (28 tahun). Selain itu, petugas juga melakukan pengembangan di dalam lapas dan berhasil mengamankan narapidana penerima barang haram tersebut, berinisial JN (35 tahun), yang merupakan narapidana kasus narkoba. Keduanya kini telah diserahkan kepada pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Utara untuk proses penyidikan lebih lanjut terkait penyelundupan narkoba ini.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 15 gram sabu-sabu yang dibungkus dalam kemasan permen, dan 20 gram ganja kering yang disembunyikan di dalam kotak nasi. Pihak lapas juga meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan terhadap seluruh pengunjung dan barang bawaan guna mencegah terulangnya upaya penyelundupan narkoba ke dalam lingkungan lapas. Bapak Tony Nainggolan menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba di dalam lapas dan akan menindak tegas siapapun yang terlibat.

Kasus penyelundupan narkoba yang berhasil digagalkan ini menjadi bukti bahwa petugas lapas terus berupaya maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan pemasyarakatan. Pihak kepolisian juga mengapresiasi kinerja petugas lapas dan berjanji akan mengusut tuntas jaringan di balik upaya penyelundupan ini. Langkah-langkah antisipasi dan kerjasama yang baik antara pihak lapas dan kepolisian diharapkan dapat meminimalisir potensi peredaran narkoba di dalam lapas.

Related Post