Polda Sumatera Utara (Sumut) menggelar kegiatan trauma healing bagi para korban banjir di Desa Patumbak Kampung. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat, terutama anak-anak, mengatasi trauma akibat bencana yang melanda beberapa waktu lalu. Dengan menghadirkan tim psikolog dan tenaga profesional, Polda Sumut berupaya memberikan dukungan emosional agar warga dapat bangkit kembali.
Dukungan Healing Penuh bagi Korban Banjir
Banjir yang melanda Desa Patumbak Kampung beberapa waktu lalu telah menyebabkan banyak warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Selain dampak fisik, bencana ini juga membawa dampak psikologis bagi para korban, terutama anak-anak yang mengalami ketakutan dan kecemasan. Untuk itu, Polda Sumut mengambil langkah proaktif dengan mengadakan program trauma healing.
polda Sumut menegaskan bahwa menggelar kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat. “Kami tidak hanya hadir dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam pemulihan pasca-bencana. Trauma healing ini diharapkan bisa membantu korban, khususnya anak-anak, agar bisa kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang dan bahagia,” ujarnya.
Beragam Aktivitas Trauma Healing Untuk Korban Banjir
Dalam kegiatan ini, tim trauma healing melaksanakan berbagai aktivitas yang dirancang khusus untuk mengurangi trauma pada korban banjir, seperti:
- Sesi Konseling – Warga, terutama anak-anak, diberikan kesempatan untuk berbicara dengan psikolog mengenai pengalaman dan ketakutan mereka.
- Permainan Edukatif – Berbagai permainan dilakukan untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari kejadian traumatis yang mereka alami.
- Sesi Motivasi dan Dukungan Sosial – Polda Sumut memberikan semangat kepada warga agar tetap kuat menghadapi cobaan dan fokus pada masa depan.
- Bantuan Logistik – Selain pendampingan psikologis, Polda Sumut juga menyalurkan bantuan berupa makanan, pakaian, dan kebutuhan pokok lainnya.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan adanya kegiatan trauma healing ini, diharapkan warga Desa Patumbak Kampung dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik. Kepolisian juga berjanji untuk terus mendukung masyarakat yang terdampak bencana dengan berbagai program bantuan lainnya.
Masyarakat pun menyambut baik inisiatif ini. Salah seorang warga, Ibu Rina (38), mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kami sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Polda Sumut. Anak-anak kami sekarang bisa tersenyum kembali setelah mengalami ketakutan akibat banjir kemarin,” katanya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat di berbagai situasi. Trauma healing ini diharapkan bisa menjadi langkah awal dalam membangun kembali kehidupan yang lebih baik bagi warga Patumbak Kampung pasca-banjir.