Sebuah insiden mengejutkan dan tragis terjadi di kawasan wisata alam Gunung Ciremai, Jawa Barat. Seorang pelajar ditusuk saat sedang mengikuti kegiatan belajar di luar kelas (outdoor learning) yang diselenggarakan oleh sekolahnya. Peristiwa pelajar ditusuk ini terjadi pada Rabu pagi, 16 April 2025, sekitar pukul 10.00 WIB di area perkemahan Bumi Perkemahan Linggarjati, yang berada di kaki Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan. Akibat pelajar ditusuk tersebut, korban mengalami luka serius dan harus segera dilarikan ke rumah sakit. Pihak kepolisian dari Polres Kuningan tengah melakukan penyelidikan intensif terkait kasus ini.
Menurut informasi awal yang dihimpun dari saksi mata, termasuk guru pendamping dan siswa lainnya, pelajar ditusuk yang diketahui berinisial RF (16 tahun), siswa kelas X salah satu SMK di Cirebon, sedang mengikuti sesi materi tentang lingkungan alam. Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam. Pelaku langsung menusuk korban di bagian perut sebelum melarikan diri ke arah hutan. Suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan setelah kejadian pelajar ditusuk tersebut.
Para guru dan siswa lainnya segera memberikan pertolongan pertama kepada korban dan menghubungi pihak berwajib. Petugas dari Polsek Cilimus dan Polres Kuningan dengan cepat tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi. Korban yang mengalami luka serius akibat pelajar ditusuk segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kuningan untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Polres Kuningan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yulius Setiawan, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Rabu siang, sekitar pukul 13.00 WIB, membenarkan adanya insiden pelajar ditusuk di kawasan Gunung Ciremai tersebut. “Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Tim kami sedang bekerja keras untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku penusukan. Kami telah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian,” ujar AKBP Yulius Setiawan. Pihaknya belum dapat memastikan motif pelaku melakukan penusukan terhadap pelajar tersebut dan masih melakukan pendalaman lebih lanjut. Area sekitar lokasi kejadian juga telah dipasang garis polisi untuk memudahkan proses penyelidikan. Pihak sekolah dan keluarga korban выражают harapan agar pelaku segera tertangkap dan motif penusukan segera terungkap.