Bali, pulau dewata yang kaya akan tradisi dan budaya, kembali menjadi sorotan dunia dengan digelarnya Festival Bali, khususnya parade ogoh-ogoh. Acara tahunan ini selalu berhasil menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara, yang ingin menyaksikan langsung kemeriahan dan keunikan budaya Bali.
Parade ogoh-ogoh, yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi, menampilkan ogoh-ogoh raksasa yang dibuat oleh masyarakat desa adat di seluruh Bali. Ogoh-ogoh ini biasanya menggambarkan sosok Bhuta Kala, yang merupakan simbol kejahatan dan energi negatif.
Pada Festival Bali tahun ini, yang digelar pada Senin (11/03/2024), ribuan ogoh-ogoh diarak keliling desa dan kota di seluruh Bali. Iring-iringan ogoh-ogoh ini diiringi oleh gamelan baleganjur, yang menciptakan suasana magis dan sakral.
Salah satu lokasi yang menjadi pusat perhatian wisatawan adalah Lapangan Puputan Badung, Denpasar. Di tempat ini, ribuan wisatawan memadati jalanan untuk menyaksikan parade ogoh-ogoh yang megah dan spektakuler.
“Saya sangat terkesan dengan kemeriahan Festival Bali ini. Ogoh-ogohnya sangat unik dan kreatif. Ini adalah pengalaman yang tak terlupakan,” ujar seorang wisatawan asal Australia, Sarah (35).
Tidak hanya wisatawan mancanegara, wisatawan domestik pun turut memadati jalanan untuk menyaksikan parade ogoh-ogoh. “Saya setiap tahun selalu menyempatkan diri untuk datang ke Bali saat Nyepi. Ini adalah momen yang sangat istimewa bagi kami,” ujar seorang wisatawan asal Jakarta, Andi (42).
Festival Bali ini tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga menjadi ajang untuk melestarikan budaya Bali. Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya untuk mendukung dan mempromosikan acara ini agar semakin dikenal oleh dunia.
“Kami berharap Festival Bali ini dapat menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan. Kami juga berharap acara ini dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan budaya Bali kepada generasi muda,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun.
Dengan kemeriahan dan keunikan budayanya, Festival Bali, khususnya parade ogoh-ogoh, terus menjadi daya tarik wisata yang tak pernah pudar. Acara ini menjadi bukti bahwa Bali adalah pulau yang kaya akan tradisi dan budaya yang patut dilestarikan.