Tragedi di Bogor: Pabrik Garmen Hangus Terbakar Hebat Akibat Korsleting Listrik

Sebuah insiden kebakaran hebat melanda sebuah pabrik garmen yang berlokasi di wilayah Bogor, Jawa Barat. Akibat pabrik hangus terbakar tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Dugaan sementara, penyebab pabrik hangus terbakar ini adalah korsleting listrik yang terjadi di salah satu bagian bangunan. Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang dengan cepat melalap seluruh area pabrik.

Menurut keterangan dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Bapak Ade Suhendar, S.Sos., M.Si., insiden pabrik hangus terbakar ini terjadi pada Minggu siang, 20 April 2025, sekitar pukul 11.30 WIB. Pihaknya menerima laporan dari warga dan segera mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi yang berada di kawasan industri Citeureup, Kabupaten Bogor.

“Kami menerima laporan kebakaran pabrik garmen di Citeureup. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kami kerahkan untuk memadamkan api yang sudah membesar dan melalap hampir seluruh bangunan pabrik,” ujar Bapak Ade Suhendar di lokasi kejadian.

Besarnya kobaran api yang disertai asap hitam pekat menyulitkan petugas dalam proses pemadaman. Material garmen yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat ke seluruh area pabrik hangus terbakar. Petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Proses pemadaman berlangsung cukup lama dan baru berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah beberapa jam.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Citeureup, Kompol Yufrialdi, S.H., M.H., yang juga berada di lokasi kejadian, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan kuat sementara ini adalah akibat adanya korsleting listrik di salah satu bagian produksi pabrik. Tim Inafis Polres Bogor akan melakukan olah TKP setelah api benar-benar padam dan area dinyatakan aman.

Dalam insiden pabrik hangus terbakar ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian materiil yang dialami pihak perusahaan diperkirakan sangat besar akibat bangunan pabrik dan seluruh isinya, termasuk mesin produksi dan bahan baku, ludes terbakar. Pihak Damkar Kabupaten Bogor mengimbau kepada seluruh pemilik industri untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan memiliki sistem pencegahan kebakaran yang memadai sebagai langkah antisipasi.

Related Post